Jumat, 10 Mei 2013

PROTA, PROMES dan KALDIK serta MEDIA PEMBELAJARAN IPA di SD



PROTA, PROMES dan KALDIK serta MEDIA PEMBELAJARAN IPA di SD

  PROGRAM TAHUNAN
Program tahunan adalah rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan. Penetapan alokasi waktu diperlukan agar seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh siswa.  Penentuan alokasi waktu ditentukan pada jumlah jam pelajaran sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku serta keluasan materi yang harus dikuasai oleh siswa.
Program Tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, berisi tentang garis-garis besar yang hendak dicapai dalam satu tahun. Program ini perlu dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-progran berikutnya, yakni program semester, mingguan dan harian serta pembuatan silabus dan sistem penilaian komponen-komponen program tahunan meliputi identifikasi (satuan pendidikan, mata pelajaran, tahun pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, alokasi waktu dan keterangan.

PROGRAM TAHUNAN
Satuan Pendidikan    : ..............................................................................................................
Mata Pelajaran          : ...............................................................................................................
Kelas                           : ..............................................................................................................
Tahun Pelajaran       : ..............................................................................................................
Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Alokasi Waktu






Mengetahui,                                                                                                    .............................
Kepala Sekolah                                                                                               Guru Kelas
NIP.                                                                                                                NIP.

v  PROGRAM SEMESTER
Program semester adalah program yang berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut. Program semester merupakan penjabaran dari program tahunan.  Isi dari program semester adalah tentang bulan, pokok bahasan yang hendak disampaikan, waktu yang direncanakan, dan keterangan-keterangan
PROGRAM SEMESTER
Satuan Pendidikan    : ..............................................................................................................
Mata Pelajaran          : ...............................................................................................................
Kelas / SEMESTER : ...............................................................................................................
Tahun Pelajaran       : ..............................................................................................................
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Indikator
Jumlah Jam Pelajaran
Bulan (6bulan)






Mengetahui ,                                                                                                   .............................

Kepala Sekolah                                                                                               Guru Kelas
NIP.                                                                                                                NIP.

v  KALDIK
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar, dan hari libur. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran.

Media Pembelajaran IPA di SD
Pengetahuan tentang fungsi media pembelajaran serta cara merancang media pembelajaran IPA perlu dipelajari oleh guru dan calon guru IPA SD untuk memperjelas konsep-konsep IPA yang sedang dibelajarkan pada siswa SD. Metode ceramah sering menjadi tidak efektif di dalam membelajarkan siswa SD dalam belajar IPA karena kata-kata guru sering sulit dipahami oleh siswa.
Ketertarikan siswa dalam mengeksplorasi lingkungan menjadi titik tolak pentingnya penggunaan media pembelajaran dalam belajar IPA. Banyak jenis media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru, tetapi pemilihannya tergantung pada konsep yang sedang dipelajari serta kondisi sekolah dan kemampuan serta keterampilan guru dalam memfasilitasi keberadaan media yang dibutuhkan.
Media pembelajaran yang dikemas dengan baik dapat menarik perhatian siswa dan memotivasi siswa untuk belajar serta mengingatkan kembali akan pengetahuan dan keterampilan yang sudah dipelajari. Media pembelajaran dapat menghubungkan kembali antara konsep-konsep yang sudah diketahui dengan konsep-konsep yang akan dipelajari. Dengan demikian keberadaan media pembelajaran berfungsi sebagai alat bantu maupun media pengajaran dapat bermanfaat bagi siswa untuk memperolrh informasi dan memperjelas informasi.
Media pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk membantu membelajarkan siswa SD dalam belajar IPA antara lain :
1.      Benda-benda konkrit (nyata)
Benda-benda konkrit adalah benda apa adanya atau benda asli tanpa perubahan. Dengan menggunakan benda konkrit kualitas pembelajaran IPA siswa akan meningkat karena siswa tidak hanya belajar produk IPA tapi juga memperoleh pengetahuan IPA melalui keterampilan proses sains. Contohnya rangkaian listrik, makhluk hidup seperti tumbuhan dan hewan, pesawat sederhana, benda padat seperti batu, benda cair seperti air dan benda gas seperti asap. Benda-benda tersebut dapat dibawa ke ruang kelas untuk diamati, diklasifikasikan, diukur dan dipelajari melalui keterampilan proses sains lainnya.
2.      Lingkungan alam
Untuk mengenal lingkungan alam, siswa dibawa ke tempat dimana objek yang akan dipelajari berada/ hidup. Metode ini sering disebut dengan metode karyawisata. Contohnya siswa dibawa ke kebun sekolah untuk mengamati bagian-bagian tumbuhan atau gerakan air di parit untuk mengamati pengaruh gaya gravitasi terhadap benda-benda di bumi.
3.      Kit IPA
Perangkat IPA ini terdapat di dalam suatu peti, peti ini berisi alat bantu belajar IPA yang sering dijumpai di dalam sebuah laboratorium. Alat-alat ini dapat digunakan oleh guru untuk didemonstrasikan atau dikerjakan sendiri oleh siswa.
4.      Charta, slide film, dan film
Charta dan slide film dapat membantu guru dalam membelajarkan siswa tentang benda atau makhluk hidup yang jauh dari lingkungan siswa. Film dapat membantu siswa untuk mengetahui berbagai ekosistem dunia seperti padang rumput, padang pasir, hutan hujan basah, tundra, laut, dsb. Film-film tentang hewan akan menarik perhatian siswa dan memberi motivasi pada siswa untuk belajar dan bertanya.
5.      Film animasi
Film animasi tentang peredaran darah atau proses pencernaan makanan dapat lebih mudah dipahami siswa dibandingkan bila konsep-konsep tersebut diinformasikan kepada siswa dengan menggunakan metode ceramah. Peredaran darah dan proses pencernaan makanan merupakan konsep yang bersifat abstrak, sehinnga film animasi dapat membantu siswa untuk mengvisualisasikan konsep tersebut.
6.      Model
Model adalah gambaran bentuk asli dari benda tiga dimensi. Misalnya model pari-paru yang dapat diopersikan oleh siswa agar memahami cara kerja paru-paru manusia dan apa yang menyebabkan paru-paru mengembang dan mengempis.
7.      Torso
Adalah model potongan tubuh manusia, memudahkan siswa untuk mempelajari anatomi tubuh manusia.
8.      Globe
Globe atau bola dunia adalah sejenis peta. Pada globe terdapat pembagian lautan dan daratan serta dapat diputarkan seperti bumi. Globe sering digunakan untuk membantu siswa dalam belajar Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa, seperti letak suatu tempat di bumi, gerhana bulan dan gerhana matahari.
9.      Infocus dan Reflector
Infocus dapat digunakan untuk memperbesar gambar dari transparant atau buku, dan menjadi kamera yang dapat menggambarkan suasana dalam kelas.
10.  Komputer
Komputer yang dihubungkan dengan kabel telepon dapat digunakan para siswa untuk mencari informasi melalui jaringan networking atau biasa dikenal dengan internet. Melalui internet para siswa dan guru dapat mencari bahan dan pengetahuan sains dari seluruh Indonesia bahkan di luar negri.
11.  Mikroskop dan kaca pembesar
Mikroskop digunakan untuk mengamati objek-objek yang tidak teramati dengan mata telanjang. Sedangkan kaca pembesar digunakan untuk melihat benda-benda yang kurang jelas bila dilihat dengan mata telanjang seperti serbuk sari bunga.

Widodo,Ari.,Wuryastuti,Sri.,Margaretha.,(2007),”Pendidikan IPA di SD”,Bandung.UPI         PRESS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar